Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan
Apa Yang Disebut Dengan Pembuatan Keputusan ?
SIM
(Sistem Informasi Manajemen), jika diartikan secara sederhana, SIM sebenarnya
adalah sistem yang memberikan informasi untuk digunakan dalam pembuatan
keputusan guna menyelesaikan masalah bagi para penggunanya.
Sistem
adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu
tujuan tertentu.
Keputusan
adalah tindakan pilihan di antara beberapa alternatif untuk mencapai suatu
tujuan .
Fase-Fase Dalam Pengambilan Keputusan
Menurut
Herbert A.Simon , Ada 4 macam fase dalam pengambilan keputusan yaitu :
- Fase Intelegensi; Fase
inteligensi dimulai dengan identifikasi terhadap tujuan dan sasaran
organisasional yang berkaitan dengan isu yang terkait dan menentukan
apakah tujuan tersebut telah terpenuhi. Pada fase pertama ini, sesesorang
berusaha menentukan apakah ada suatu masalah, mengidentifikasi gejala –
gejalanya, menentukan keluasannya, dan mendefinisikannya secara eksplisit.
- Fase Desain; Fase desain meliputi
penemuan atau mengembangkan dan menganalisis tindakan yang mungkin untuk
dilakukan. Sebuah model masalah pengambilan keputusan dibangun, dites, dan
divalidasi. Pemodelan meliputi konseptualisasi masalah dan
mengabstraksikan masalah ke dalam bentuk kuantitatif dan atau kualitatif.
- Fase Pilihan; Fase
pilihan adalah fase di mana dibuat suatu keputusan yang nyata dan diambil
suatu komitmen untuk mengikuti tindakan tertentu. Fase pilihan meliputi
pencarian, evaluasi, dan rekomendasi terhadap suatu solusi yang tepat
untuk model.
- Fase Implementasi; Fase
implementasi meliputi membuat suatu solusi yang direkomendasikan bisa
bekerja.
Pemecahan masalah
Kerangka Pikiran Pemecahan
Masalah
Kerangka
berpikir yang berguna dalam pemecahan masalah adalah model sistem umum
perusahaan dan model delapan elemen lingkungan.
.
Pendekatan Sistem
Perlakuan
pemecahan masalah yang paling detail disajikan melalui pendekatan sistem,yaitu
sederetan langkah yang dikelompokkan dalam tiga tahap, upaya persiapan,upaya
pendefenisiaan,dan upaya pemecahan.
Membangun Konsep
Dengan
pemahaman mengenai dasar konsep pemecahan masalah, kita sekarang dapat
menggambarkan bagaimana konsep ini diterapkan kedalam sistem pendukung
keputusan
Pengambilan
Keputusan
1. Identifikasi
permasalahan yang dihadapi; Ada ungkapan yang mengatakan bahwa suatu
“permasalahan yang sudah dikenali hakikatnya dengan tepat sesungguhnya sudah
separo terpecahkan.” Ungkapan ini mempunyai tiga implikasi, yaitu:
1) Bahwa mutlak perlu mengenali
secara mendasar situasi problematik yang menimbulkan ketidakseimbangan dalam
kehidupan organisasi atau perusahaan.
2) Pengenalan secara mendasar
berarti “akar” penyebab timbulnya ketidakseimbangan harus digali
sedalam-dalamnya.
3) Mengambil keputusan tidak boleh
puas hanya dengan diagnosis gejala-gejala yang segera tampak. Jika hanya gejala
yang diidentifikasikan, sangat mungkin “terapinya” pun hanya mampu
menghilangkan gejala tersebut. Padahal yang harus dihilangkan adalah “sumber
penyakitnya”.
2.
Pengumpulan data; Berangkat dari pandangan bahwa pengambilan
keputusan memerlukan dukungan informasi yang lengkap, mutakhir, dapat
dipercaya, dan diolah dengan baik.
3.
Analisis data; Analisis data harus mampu menunjukkan berbagai
alternatif yang mungkin ditempuh untuk memecahkan masalah. Oleh karena itu,
analisis data diarahkan pada pembentukan persepsi yang sama diantara berbagai pihak
tentang arti data yang dimiliki, dengan demikian memberikan interpretasi yang
sama tentang data tersebut.
4.
Analisis berbagai alternatif; Salah satu tantangan yang dihadapi
dalam mengambil keputusan ialah menemukan jawaban yang paling tepat terhadap
pertanyaan: Apakah dalam mengambil keputusan harus selalu terdapat berbagai
alternatif? Pertanyaan ini penting karena jika seorang pengambil keputusan
dihadapkan kepada hanya satu alternatif dan ia memutuskan untuk menggunakan
alternatif tersebut, yang bersangkutan sudah mengambil keputusan. Bahkan teori
pengambilan keputusan mengatakan bahwa jika seseorang memutuskan untuk tidak
mengambil keputusan, tindakannya itu adalah pengambilan keputusan juga.
5.
Pemilihan alternatif; Jika dilakukan dengan cermat, analisis
berbagai alternatif akan “memberi petunjuk” tentang alternatif yang sebaiknya
digunakan karena akan membuahkan solusi yang paling efektif. Alternatif di
pilih dengan demikian, merupakan alternatif yang tampaknya paling baik.
Pengalaman mengambil keputusan di masa lalu dan keyakinan bahwa keputusan yang
diambil adalah keputusan yang terbaik.
6.
Implementasi (pelaksanaan); Apakah alternatif yang dipilih
merupakan pilihan yang terbaik atau tidak diuji pada waktu digunakan dalam arti
mampu tidaknya menghilangkan situasi permasalahan dan apakah permasalahan yang
dihadapi tersebut dapat dipecahkan secara efektif atau tidak.
7.
Evaluasi (penilaian); Hasil pelaksanaan memerlukan penilaian yang
objektif, rasional dan berdasarkan tolok ukur yang baku. Seperti dimaklumi,
hasil penilaian dapat menunjukkan bahwa hasil yang di capai melampaui harapan,
sekedar sesuia dengan sasaran atau kurang dari sasaran. Kesemuanya itu menjadi
bahan penting dalam mengelola organisasi atau perusahaan di masa depan.
Sistem Informasi Manajemen yang di ikhtisarkan untuk 3 tahap model simon yaitu :
|
Tahap Proses
Pengambilan Keputusan
|
Hubungannya
dengan SIM
|
|
Pemahaman
|
Proses
penyelidikan mengandung pemeriksaan data baik dengan cara yang telah
ditentukan maupun dengan cara khusus
|
|
Perancangan
|
SIM harus
mengandung model keputusan untuk mengelolah data dan memprakarsai pemecahan
alternatif
|
|
Pemilihan
|
|
Sistem Pendukung Sistem Informasi Manajemen
1. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan – Decision
Support Systems (DSS)
Sistem pendukung pengambilan keputusan kelompok
(DSS) adalah sistem berbasis komputer yang interaktif, yang
membantu pengambil keputusan dalam menggunakan data dan model untuk
menyelesaikan masalah yang tidak terstruktur. Sistem pendukung ini membantu
pengambilan keputusan manajemen dengan menggabungkan data, model-model dan
alat-alat analisis yang komplek, serta perangkat lunak yang akrab dengan
tampilan pengguna kedalam satu sistem yang memiliki kekuatan besar (powerful)
yang dapat mendukung pengambilan keputusan yang semi atau tidak terstruktur.
Berikut beberapa contoh organisasi atau perusahaan
yang memanfaatkan DSS dalam aktivitas operasi atau usaha yang dilaksanakan :
|
Jenis Industri
|
Tujuan Penerapan DSS
|
|
Industri Asuransi
|
Menentukan pola penutupan
asuransi dan deteksi kemungkinan kecurangan (fraud).
|
|
Industri Perbankan
|
Memperbarui profil atau data
nasabah
|
|
Perusahaan Manufaktur
|
Menentukan kebutuhan persediaan
bahan baku yang paling optimal dan efisien.
|
2.
Sistem Kelompok Pendukung Pengambilan
Keputusan – Group Decision Support Systems (GDSS)
GDSS
merupakan sistem berbasis komputer yang interaktif untuk memudahkan pencapaian
solusi oleh sekelompok pengambil keputusan atas permasalahan yang sifatnya
tidak terstruktur. GDSS dikembangkan untuk menjawab tantangan terhadap kualitas
dan efektivitas pengambilan keputusan yang dilakukan lebih dari satu orang
(kelompok orang). Dalam pemanfaatan GDSS ada beberapa alat perangkat lunak yang
digunakan yaitu : kuesioner elektronik, sarana diskusi elektronik, pengelola
ide, alat pembuat kuesioner, alat untuk voting, alat identifikasi dan analisa
stakeholder, alat pernyataan kebijakan, dan istilah-istilah group.
3. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Eksekutif/Executive Support Systems (ESS)
Dalam ESS,
sistem komunikasi dapat mengirim atau menerima e-mail, mengirim
laporan untuk mendapatkan perhatian seseorang, memanggil rapat, atau memberikan
komentar ke suatu kelompok diskusi di Internet.
4. Sistem Pakar – Expert Systems (ES)
Sistem ini
biasanya digunakan jika organisasi harus memberikan keputusan atas suatu
masalah yang kompleks. Secara khusus, ES adalah paket komputer untuk memecahkan
atau mengambil keputusan atas suatu masalah spesifik (terbatas), yang kemampuan
pemecahannya dapat sama dan melebihi suatu tingkat kemampuan seorang pakar. Ide
dasar di balik ES, merupakan teknologi intelejensia buatan terapan, yaitu memindahkan
keahlian seorang atau beberapa orang pakar ke komputer.
0 komentar:
Posting Komentar